makanan khas jogja awet

Beberapa-Makanan-Khas-Yogyakarta-yang-Wajib-Di-Coba Beberapa-Makanan-Khas-Yogyakarta-yang-Wajib-Di-Coba

makananjogja – Berikut merupakan ulasan dari kami mengenai Beberapa Makanan Khas Yogyakarta yang Wajib Di Coba. Jogjakarta merupakan kota yang kaya akan budaya, keramahan, dan tentu saja kuliner khasnya. Jogja memiliki banyak makanan khas yang unik dan tentunya tak kalah nikmat yang wajib Toppers coba jika berkunjung ke kota ini! Yuk simak 31 kuliner khas Jogjakarta berikut ini

Makanan dan Kuliner Khas Jogjakarta yang wajib anda coba

1. Gudeg

Nasi-Gudeg

 

 

 

 

 

 

Makanan khas Jogjakarta yang pertama ini pasti tidak terdengar asing, bukan? Siapa yang tidak tahu makanan khas Jogja yang ini. Gudeg adalah makanan khas Jogja yang terbuat dari nangka muda yang dimasak dengan santan. Makanan khas jogja ini memiliki warna coklat yang biasanya dihasilkan oleh daun jati yang dimasak bersamaan. Gudeg biasanya dimakan dengan nasi dan disajikan dengan kuah santan kental (areh), ayam kampung, telur, tahu dan sambal goreng krecek.

2. Krecek

krecek

 

 

 

 

 

Nah, makanan khas Jogja berikutnya juga biasa disajikan bersamaan dengan Gudeg, Toppers. Krecek adalah kerupuk kulit yang dimasak bareng bersama sambel dan memiliki rasa pedas dan gurih yang dominan. Banyak orang yang suka memakan Krecek bersama Gudeg karena menghasilkan perpaduan rasa manis pedas yang unik.

3. Bakpia Pathuk

Bakpia-pathok

 

 

 

 

 

 

Kalau sedang berada di Jogja dan ingin membawa oleh-oleh khas Jogjakarta untuk keluarga dan teman, tak perlu bingung, Toppers! Hal ini karena ada makanan khas Jogjakarta yang bernama Bakpia Pathuk! Bakpia Pathuk adalah kue berbentuk bulat pipih, terbuat dari campuran kacang hijau dengan gula, yang dibungkus dengan tepung, lalu dipanggang. Nah, makanan khas Jogja ini paling sering dijadikan oleh-oleh untuk diberi ke teman atau keluarga oleh para turis, Toppers.

 

Baca Juga : Makanan Enak Dan Murah Yang Cocok Untuk Mahasiswa

 

4. Oseng-oseng Mercon

oseng-mercon

 

 

 

 

 

Bagi kalian yang paling suka dengan pedas, kalian wajib mencicipi makanan khas Jogjakarta berikut ini! Oseng-oseng Mercon mendapat namanya karena terkenal sangat pedas, Toppers! Oseng-oseng Mercon adalah daging sapi yang dimasak bersama sambel yang sangat banyak sehingga memiliki rasa pedas yang khas. Tapi, untuk kalian yang takut pedas, tidak perlu takut. Karena, kamu tetap dapat memesan makanan khas Jogja ini tanpa cabai kok!

6. Sate Klatak

Sate-klatak

 

 

 

 

 

 

Wah, jika kamu seorang pecinta sate kambing, kamu wajib mencoba Sate Klatak, Toppers! Sate Klatak masuk ke dalam daftar makanan khas Jogjakarta yang paling enak dan wajib dicoba. Keunikan dari Sate Klatak ini adalah potongan daging kambing muda yang ditusuk menggunakan jeruji, berbeda dari sate pada umumnya. Bumbu yang dipakai pun sedikit berbeda dari sate kambing biasa, dan biasa ditambah dengan siraman kuah gulai yang menggugah selera.

7. Sate dan Tongseng Petir

Tongseng-Seller

Makanan khas Jogja yang unik ini berada di Ringroad selatan dan sering dijadikan tujuan utama bagi pecinta masakan pedas! Sate dan Tongseng Petir menyuguhkan seporsi sate dan tongseng kambing yang dicampur dengan bumbu pedas khas yang enak banget, Toppers!. Wajib untuk dicoba!

 

Itulah makanan-makanan khas Jogja yang wajib kamu coba!

10 Makanan Khas Jogja Yang Wajib Kamu Coba 10 Makanan Khas Jogja Yang Wajib Kamu Coba

Makananjogja.com – Makanan khasnya apalagi, makin variatif tapi tetap legendaris. Tapi apalah artinya kalau kamu jalan-jalan tanpa berburu kuliner khas Jogja. Tenang, petir yang satu ini tidak membunuh melainkan akan memanjakan lidah para penikmat kuliner pedas di Jogja. Kuliner Jogja tepatnya di Jalan Lingkar Selatan, Desa Tirtonimolo 90, Kasihan, Bantul, ini sangat bersahabat dengan kita semua. Percayalah, meskipun kamu anti daging kambing, kamu akan suka hidangan disini.

Apalagi buat kamu yang suka pedes, wuih cocok, pedes banget! Salah satu cita rasa kuliner khas Jogja yang nggak boleh dilewatkan. Lokasinya pun tidak terlalu sulit, terletak di dalam pasar Imogiri, tepatnya sekitar 4,5 km dari ring road selatan menuju arah pemakaman raja-raja di Imogiri. Uniknya, olahan sate klatak hanya diberi bumbu garam saja, tapi tetap tersaji lembutnya sate yang empuk dengan aroma kambing yang nendang dan rasa original dari daging segar lalu dibakar menggunakan arang. FYI, menurut Pak Bari asal muasal sate klatak itu adalah berasal dari nama biji buah mlinjo.

Banyak pengunjung yang datang rombongan meski harus blusukan untuk menuju warung yang terletak di sekitar Jl. Imogiri Barat Km. 4, tepatnya di Dokaran, Tamanan, Banguntapan, Bantul ini. Nggak heran, karena sambel cabe hijau dan welutnya sangat lezat, menggugah selera dan sangat pas disantap bersama berbagai lauk pauk yang disediakan. Keunikan warung ini adalah makanan yang dijual disajikan langsung di pawon (dapur khas Jawa). Kompor yang digunakan masih berupa tungku dari batu bata dengan bahan bakar kayu bakar dan sabut kelapa. Warung ini terkenal dengan gudeg yang disajikan dengan lele asap. Kuahnya bikin nagih dengan rasa pedas yang memberikan rasa segar. Lokasi warung makan Gudeg Mangut Lele Mbah Marto Nggeneng berada di alamat Dusun Nengahan, Ngiri-Ngiri, Panggungharjo, Sewon, Bantul. Lokasinya agak masuk ke perkampungan, tapi tidak usah khawatir, karena lokasi ini cukup terkenal di Jogja. Jangan ngaku pecinta bakmi jawa kalau belum kesini. Kualitas rasa yang terus dijaga dengan tidak pernah mengurangi takaran bumbu dan selalu menggunakan telur bebek. Untuk kaldu, terbuat dari rebusan potongan ayam kampung betina.

Tak hanya itu, untuk menciptakan rasa olahan ada tambahan udang sebagai pelengkap kaldu. Cita rasa istimewa dari depan Pasar Prawirotaman yang wajib dicoba! Ayam goreng super gurih merasuk ke bagian dalam dari ayam. Belum lagi tingkat kematangan ayam ini terbilang sempurna. Nggak perlu garing, namun matang secara menyeluruh. Menu rumahan ayam goreng yang diolah dengan tangan yang tepat, ya di warung yang terletak di Sembungan, Kasihan, Bantul ini. Letaknya tidak jauh dari Kasongan kok. Minuman dan-makanan benar-benar dari jamur semua. Jejamuran Resto telah terintegrasi dengan perkebunan jamur dan konsultan budidaya jamur, jadi jangan khawatir dengan pilihan jamur yang disediakan, pasti layak makan dan bergizi. Niron, Pandowoharjo, Sleman, Yogyakarta, kira-kira tepatnya dari arah kota Jogja menuju Magelang. Kalau kamu mau berkunjung ke daerah Turi, Sleman, Yogyakarta, wajib mampir mampir kesini. Tepatnya ada di Randusongo, kelurahan Donokerto, kecamatan Turi. Memang sih jauh dari pusat kota tapi terbayar dengan sepiring entok slenget pedas dan nikmat. Slenget yang dimaksud disini merujuk pada cabai yang dicampur dengan semur entoknya. Agar rasa pedas bersemanyam lebih lama di mulut, Kang Tanir menambahkan merica agar hangat dibadan.

Baca Juga  : Di Kafe Ini Bisa Menghirup Udara Segar Sambil Berfoto Cantik

Warung gudeng ini emang legendaris banget! Meski baru buka jam 10 malam, para pecinta gudeg sudah antre setengah jam sebelumnya. Tak heran karena rasa gudeg yang otentik sehingga selalu jadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung dalam kota maupun luar kota. Buktinya, gudeg yang terjual sudah habis dalam waktu 1-1,5 jam saja. Jadi, datanglah sebelum jam setengah 10 ke Jl. Janturan 36-38, Warungboto, Yogyakarta. Warung bakmi jawa yang lebih eksklusif tampilannya, karena memang terletak di dalam area pom bensin Terban. Tapi rasanya memang maknyus! Selain itu, pelayanannya cukup cepat. Pemakaian telur bebeknya membuat kuahnya terasa istimewa. Belum lagi bumbunya yang memang mantap. Langsung terpikat deh dengan bakmi ini. Satu hal lagi yang menarik adalah tekstur bakminya yang kenyal dan besar. Benar-benar pas banget disantap dengan bumbu-bumbu yang digunakan. Angkringan yang terletak di Jl. Pramuka 106, Giwangan, Jogja ini memang sangat terkenal. Apalagi nasi bakarnya yang top markotop! Ada tiga menu yang konon diandalkan di angkringan ini, yaitu sego sambel welut, wedang jahe asem dan tentunya nasi bakar. Meski sama-sama dibungkus, namun nasi bakar ini dibungkus dengan daun pisang, yang membuat nasinya terasa wangi. Belum lagi daun kemangi yang diletakan di dalamnya bersama dengan nasi dan ikan asinnya, benar-benar wangi dan lezat