2020

Kuliner Jogja 24 Jam Kuliner Jogja 24 Jam

Kuliner Jogja 24 Jam – Bagi kalian yang sering merasa lapar di jam-jam malam, dalam artikel  ini terdapat rekomendasi kuliner jogja yang uka sampai 24 jam.

Aktivitas di Yogyakarta hampir berlangsung selama 24 jam. Jadi gak ada kata bosan, deh selama kamu berada di sana. Salah satunya seperti Jalan Malioboro hingga Tugu, termasuk kuliner yang tersedia setiap saatnya.

Jangan hanya tertidur pulas di hotel, coba deh cicipi 10 kedai kuliner tengah malam berikut ini. Dijamin kelezatannya siap menggoyah lidahmu.

1. Gudeg Pawon

Gudeg Pawon buka dari pukul 22.00 hingga dini hari. Gudeg dengan suasana rumahan jadi andalan warung yang berada di Jalan Janturan, Warungboto, Umbulharjo ini. Harganya murah banget, seporsi berkisar Rp 20 ribu saja. Karena peminatnya banyak, siap-siap sabar mengantre ya.

2. Angkringan Lik Man

Angkringan dan Yogyakarta jadi dua hal yang gak terpisahkan. Kamu yang ingin menikmati suasana lesehan dengan suguhan makanan yang lezat, maka Angkringan Lik Man yang berada di Jalan Wongsodirjan bisa jadi pilihan. Bukanya dari pukul 18.00 hingga tengah malam. Soal harga, kamu sudah bisa makan, ngemil dan minum dengan Rp 10 ribu saja.

3. Oseng-oseng Bu Endang

Oseng-oseng Bu Endang jadi salah satu yang paling nendang di Kota Sultan. Kamu bisa mampir pada pukul 18.00-24.00. Menu oseng-oseng lezat ini bisa kamu nikmati di Jalan Adi Sutjipto dengan Rp 20 ribu sudah termasuk minum. Murah dan enak, gak ada alasan untuk gak ke sana deh.

Baca Juga :Kuliner Hits Jogja

4. Nasi Rames Demangan

Kamu yang sedang berlibur ke Yogya dan tiba-tiba lapar tengah malam, Nasi Rames Demangan cocok banget buat makan enak tengah malam. Lokasinya mudah ditemukan seperti namanya, berada di Jalan Demangan. Buka dari pukul 20.00 hingga dini hari, makan di sini dijamin masih panas dari kompor langsung. Seporsinya hanya Rp 10 ribu, lho.

5. Mi Ayam Grabyas

Pengen makanan berkuah tengah malam? Datanglah ke Mi Ayam Grabyas yang buka mulai pukul 24.00. Mi yang terletak di Jalan Malioboro tepatnya depan Hotel Inna Garuda dikenal antre pake banget. Demi menikmati seporsi mi ayam lezat seharga Rp 18 ribu, kamu harus sabar ya.

Kuliner Hits Jogja Kuliner Hits Jogja

Kuliner Hits Jogja – Jogja menjadi salah satu kota dengan banyak tempat wisata, bukan hanya tempat wisata di jogja juga memiliki banyak kuliner-kuliner yang menarik.

Mampir ke Jogja? Jangan sampai lewatkan kulinernya. Ada banyak kuliner Jogja yang bisa kamu coba. Apa saja ya?

Yogyakarta merupakan salah satu destinasi wisata primadona di kalangan pecinta travelling. Bukan hanya destinasi wisata alam yang menarik, wisata kuliner pun turut memikat hati para pelancong.

Yuk intip, berikut ini kuliner Jogja 2019 yang bikin kamu ketagihan untuk balik ke kota istimewa ini.

1. Gudeng Mercon Bu Tinah

Kalau kamu bosan dengan cita rasa manis gudeg, patut kamu coba kuliner satu ini nih. Penikmat gudeg pedas cocok datang ke Gudeg Mercon Bu Tinah yang sudah ada sejak 1992, tepatnya berada di kawasan belakang Pasar Kranggan Jogja.

Tempat wisata kuliner ini terletak di pinggir jalan dengan menyediakan baskom yang berisi variasi lauk pauk mulai dari olahan gudeg, semur telur, ceker, ayam kampung dan sate ayam. Adapun, gorengan kriuk berupa ceker krispi, mendoan dan bakwan.

Dan, yang spesial dari warung makan ini ialah sambal mercon yang terdiri dari krecek, tempe dan olahan cabai. Menariknya, warung ini menyiapkan bahan baku cabai sebanyak 5 kg untuk membuat si sambal mercon ini loh Detikers.

GUdeg Mercon Bu Tinah
Jl. Asem Gede No.8, Cokrodiningratan, Kec. Jetis, Kota Yogyakarta
Buka pukul 21.00-02.00 WIB
Harga Rp 15.000-25.000

2. Mi Ayam Bu Tumini

Selanjutnya, terdapat kuliner Jogja hits yang wajib nih kamu kunjungi buat kamu para pecinta mi, yaitu Mi Ayam Bu Tumini. Kuliner ini memiliki ciri khas kuah coklat yang kental dengan lauk ayam atau ceker, sudah berjualan sejak tahun 1990.

Kamu bisa menemukan warung mi ini yang terletak di sebelah utara pintu masuk Terminal Giwangan. Dengan penyajian porsi jumbonya, kuliner mi ini termasuk dalam kuliner jogja murah yang bisa kamu cicip. Biasanya, warung mi ayam ini menghasbiskan sekitar 700 per hari dan 50 kg ayam loh, Detikers, jangan sampai kehabisan ya.

Mi Ayam Bu Tumini
Jl. Imogiri Tim. No.187, Giwangan, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta
Telp:(0274) 410334
Buka pukul 10.00-17.00 WIB
Harga Rp 8.000-22.000

3. Walang Goreng Pak Gareng

Di Gunung Kidul, Jogja kamu akan menemukan lauk pauk berupa walang goreng yang dijadikan cemilan. Walang atau belalang goreng yang terkenal di Jogja ialah Walang goreng Pak Gareng. Sebelum proses pengolahan, kuliner jogja yang enak ini dibersihkan terutama pada bagian sayap.

Soal rasa, jangan khawatir Detikers, ada banyak varian rasa bumbu yang ditawarkan seperti gurih, pedas hingga bacem. Untuk membuat walang goreng ini memerlukan bumbu yang terdiri dari bawang putih, cabai besar, cabai rawit, merica dan garam. Nah, gimana tertarik mencobanya, Detikers?

Walang Goreng Pak Gareng
Jalan Dharmakum dharmakusuma Selang 1 Kel, Selang V, Selang, Kec. Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul
Telp:0813-3260-4081
Buka pukul 08.00-21.00 WIB
Harga Rp 35.000 per toples

Baca Juga :Tempat Nongkrong Malam Hari di Jogja

4. Sate Kere Beringharjo

Kuliner berikutnya ialah kuliner Jogja Malioboro. Warung sete ini tepatnya berada di sekitaran Pasar Beringharjo. Sate kere adalah sate yang berbahan dasar jeroan sapi khususnya sate bagian koyor atau lemak yang menempel pada daging.

Penyebutan nama dari Sate Kere kabarnya berasal dari lokasi penjualan yang terletak di emperan pasar dan harga yang murah meriah makanya kuliner ini termasuk kuliner jogja murah. Meskipun begitu banyak pembeli sate ini yang mengaku menjadi pelanggan setia sejak dulu loh Detikers.

Sate Kere Beringharjo
Jalan Margo Mulyo Nomor 16, Ngupasan, Kecamatan Gondomanan
Buka pukul 08.30-17.00 WIB
Harga mulai Rp 3.000-4.000 per tusuk sate

Tempat Nongkrong Malam Hari di Jogja Tempat Nongkrong Malam Hari di Jogja

Tempat Nongkrong Malam Hari di Jogja – Jogja tidak hanya menyajikan tempat-tempat wisata menarik, tetapi juga menyajikan tempat-tempat tongkrongan yang menarik dan nyaman. Di tiap sudut kota Jogja selalu ada tempat-tempat nongkrong dengan ciri khasnya sendiri. Untuk kamu yang ingin mencari tempat nongkrong di Jogja, Anda dapat menyimak daftar yang sudah penulis rangkum.

Berikut adalah tempat nongkrong di Jogja yang cocok Anda kunjungi di malam hari:

1. Kopi Jos Jogja

Datang ke Jogja rasanya kurang lengkap kalau belum mencicipi Kopi Jos. Kopi Jos ini adalah kopi yang campurkan dengan arang atau bara api. Nama Kopi Jos berasal dari suara yang ditimbulkan ketika arang dimasukkan ke dalam kopi. Kopi Jos ini terletak di Jalan Mangkubumi, samping stasiun Tugu Yogyakarta. Suasana nongkrong di malam hari di Jogja tambah asik karena menikmati segelas Kopi Jos bersama teman-teman.

2. Pendopo Lawas

Pendopo Lawas terletak di Alun-alun Utara Yogyakarta. Tempat ini dibuka mulai dari jam 4 sore hingga tengah malam. Waktu terbaik untuk nongkrong di sini adalah mulai dari jam 7 malam, karena di jam tersebut akan ada hiburan live music. Dengan begitu, kamu dapat nongkrong dan ngobrol bersama teman-teman sambil diiringi lagu.

3. Titik Nol Kilometer

Kawasan Nol Kilometer Yogyakarta diisi sejumlah bangunan peninggalan Belanda atau yang disebut juga dengan Loji. Saat malam hari bangunan-bangunan di kawasan ini dihiasi lampu merkuri kekuningan yang memancarkan kesan romantis dan syahdu. Di Titik Nol Kilometer ini cocok sekali untuk dijadikan tempat nongkrong dan spot foto.  Posisinya yang strategis membuatnya jadi lokasi berkumpul para wisatawan maupun para seniman. Dari Titik Nol Kilometer Anda bisa melihat hiburan-hiburan seperti orang berdandan dan bergaya patung perunggu, hantu-hantuan, ataupun orang yang menari dengan segala aksesoris dengan kostum yang unik. Berbagai event juga sering diadakan di titik nol kilometer ini.

4. Tugu Pal Putih Jogja

Tempat Ini sangat dikenali oleh banyak orang, karena Tugu Jogja menjadi ikon Yogyakarta. Tugu Jogja ini berada di tengah-tengah perempatan yang menghubungkan Jalan A.M. Sangaji, Jalan Diponegoro, Jalan Sudirman, dan Jalan Margo Utomo (P. Mangkubumi). Tugu ini sekaligus adalah tanda garis penghubung dari gunung Merapi, keraton Yogyakarta, hingga pantai selatan. Waktu yang paling cocok untuk mengunjungi Tugu Jogja adalah pada malam hari. Nuansa harmonisnya akan sangat terasa, apalagi sembari menikmati kopi atau memakan nasi oseng di angkringan setempat.

5. Bukit Bintang

Bukit Bintang berjarak kurang lebih 15 kilometer dari pusat kota Jogja. Bukit bintang menjadi salah satu wisata malam yang hits di Jogja. Tempat ini disebut dengan Bukit Bintang karena di sana Anda dapat melihat kerlap-kerlip lampu kota Jogja dari ketinggian puncak bukit. Di sana Anda dapat nongkrong santai sambil lesehan dan juga mencicipi jagung bakar dan wedang ronde.

Baca juga: 12 Kuliner yang Menggoyang Lidah di Jogja 

6. Watu Langit

Tak jauh dari Bukit Bintang, ada juga tempat wisata yang cocok dikunjungi untuk nongkrong di malam hari yaitu Watu Langit. Watu Langit juga menawarkan keindahan kota Jogja dari atas. Tempat ini berlokasi di Mlakon, Sambirejo, Kec. Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55572.

7. Loko Coffee

Loko Coffee adalah kafe di Jogja yang terbilang masih baru namun langsung banyak pengunjungnya. Kafe ini memiliki letak yang strategis yaitu di ujung sebelah utara Malioboro dekat dengan Taman Parkir Abu Bakar Ali dan masih jadi satu area dengan stasiun Tugu Yogyakarta. Suasana malam di Loko Coffee tambah asik saat Anda duduk santai sambil menikmati secangkir kopi dan melihat lalu lalang kendaraan di jalan Malioboro. Kafe ini buka 24 jam dengan menu makanan dan minuman yang enak. Di kafe ini juga menyuguhkan hiburan live musik dari seniman seniman Jogja di malam hari.

Itulah 7 tempat nongkrong di Jogja yang cocok Anda kunjungi di malam hari.

Asal-Usul-Makanan-Gudeg-Abad-Ke-15 Asal-Usul-Makanan-Gudeg-Abad-Ke-15

makananjogja – Menurut sejarahnya, seperti dirangkum dari berbagai sumber, gudeg sudah muncul sejak tahun 1500-an. Makanan ini hadir saat pembangunan Kerajaan Mataram di Alas Mentaok. Di wilayah tersebut banyak tertanam pohon nangka yang menghasilkan buah melimpah. Banyaknya buah nangka tersebut membuat masyarakat setempat memutar otak untuk mengolahnya menjadi berbagai macam sajian.

Terutama jenis nangka muda (gori) yang seringnya tak terpakai. Kemudian nangka muda tersebut diolah dengan cara direbus selama beberapa jam hingga teksturnya empuk. Dalam proses memasaknya tersebut nangka diberi tambahan bumbu sederhana seperti bawang putih, bawang merah, kemiri, biji ketumbar, lengkuas, daun salam, santan dan tentunya gula aren atau gula jawa. Warna kecokelatan dari gudeg pun dihasilkan oleh gula aren yang meresap ke dalam daging buahnya.

Makanan khas ini awalnya merupakan makanan yang hanya dikonsumsi oleh masyarakat biasa saja, untuk menyiasatinya masyarakat yang kebanyakan adalah para pekerja, membuat makanan dari nangka muda itu. Hal ini dilakukan agar para pekerja mendapat asupan makanan. Karena jumlah nangka tersebut banyak, dimasaklah dalam porsi yang besar. Dalam memasak nangka tersebut para pekerja menggunakan alat pengaduk berupa alat menyerupai dayung perahu. Teknik mengaduk tersebut dalam bahasa Jawa disebut hangudek atau hangudeg, akhirnya dari situlah nama gudeg berasal.

Pada tahun 1600-an gudeg semakin populer sebagai salah satu sajian yang dihidangkan untuk tamu kerajaan. Pada saat itu, Raden Mas Cebolang singgah ke padepokan Pangeran Tembayat yang saat ini berada di wilayah Klaten. Di sana Pangeran Tembayat menjamu tamunya yang bernama Ki Anom dengan beragam makanan dan salah satunya adalah gudeg. Semakin populernya gudeg membuatnya menjadi sajian spesial untuk para raja lainnya. Seiring perkembangan zaman, gudeg mulai dikenal oleh masyarakat luas hingga ke luar daerah.

Baca Juga :5 Rekomendasi MInuman Tradisional Khas Jogja

Jenis gudeg sendiri terbagi menjadi dua macam yakni gudeg basah dan gudeg kering. Namun, gudeg basah lebih dahulu dikenal dan dikonsumsi masyarakat Tanah Air. Lama ke lamaan, gudeg pun berinovasi dengan hadirnya gudeg kering. Bahkan saat ini, gudeg sudah ada yang dikemas dengan kaleng (gudeg kalengan) sehingga mudah dibawa kemana-mana dan praktis tinggal makan.

Ada kampung gudeg di Yogyakarta

Di Yogyakarta terdapat satu sentra wisata gudeg yang populer, tepatnya berada di daerah Wijilan. Kampung gudeg tersebut sengaja dibangun pemerintahan setempat untuk melestarikan makanan bercita rasa manis itu, tepatnya tempat tersebut dibangun pada tahun 1970-an.

Bermula dari kampung itulah, kini banyak rumah makan yang menyajikan gudeg-gudeg terkenal dengan ciri khasnya masing-masing. Sebut saja, Gudeg Yu Djum, Gudeg Permata, Gudeg Bu Tjitro, dan masih banyak lagi rumah makan gudeg lainnya. Bahkan saat ini, ada juga sajian gudeg bercita rasa super pedas yang disebut gudeg mercon.

Ya, di masing-masing rumah makan tersebut, memiliki ciri khas penyajian yang berbeda-beda. Hanya saja yang membuat tampilannya menjadi seragam adalah lauk pelengkapnya seperti opor ayam, kerecek, dan telur pindang yang juga selalu tersaji dalam seporsi nasi gudeg. Kalau kamu, suka jenis gudeg yang seperti apa?

5-Rekomendasi-MInuman-Tradisional-Khas-Jogja 5-Rekomendasi-MInuman-Tradisional-Khas-Jogja

makananjogja – Indonesia memiliki banyak kebudayaan yang beragam. Setiap daerah biasanya memiliki sesuatu yang khas. Baik itu makanan atau minuman atau yang lainnya. Khusus minuman, pasti setiap daerah memiliki minuman tradisional yang menjadi khasnya masing-masing seperti halnya di Jogja.

Setiap daerah juga terkadang minuman tradisional yang ada bisa sama dengan ditempat lain. Di Jogja sendiri ada beberapa minuman tradisional yang masih bisa ditemui. Nggak terlalu sulit untuk menemukan minuman tersebut.

Berikut 5 minuman tradisional yang ada di Jogja:

1. Jamu Jawa Asli Tradisional

Minuman jamu jawa asli tradisional ini masih bisa ditemukan di Jogja. Aku sendiri udah pernah menuliskan jamu jawa asli tradisional ini sebelumnya. Mungkin hampir semua dipulau jawa ada jamu jawa asli tradisional ini. Namum biasanya ada beberapa perbedaan dari tiap-tiap daerah.

Jamu jawa asli tradisional ini banyak macamnya. Ada jamu beras kencur, kunir asem, galian singset, galian masuk angin, galian sawan kikir, pitan, uyub-uyub, watukan, sawan tahun (lansia), galian pegel linu,dan masih banyak lagi. Kalau aku biasanya minum yang beras kencur sih. Jamu ini banyak manfaatnya dan yang pasti bebas bahan pengawet. Kamu pernah nyobain yang mana?

2. Wedang Jahe

Tau dong wedang jahe? Yup minuman dari jahe ini memang banyak ditemukan diberbagai tempat di Indonesia. Minuman ini minuman sederhana yang bisa menghangatkan tubuh. Kandungan jahe banyak manfaatnya sehingga baik untuk dikonsumsi.

Di Jogja, wedang jahe masih bisa ditemui salah satunya di angkringan. Aku terkadang sering beli kalau lagi pingin. Bisanya enak kalau dicampur sama susu putih. Rasannya menyegarkan dan menghangatkan. Kamu pernah nyoba?

Baca Juga : Rekomendasi Wisata kuliner minuman khas Jogja

3. Wedang Ronde

Minuman yang satu ini bisa dibilang khasnya Kota Jogja. Nggak tau apakah ditempat lain ada, atau mungkin berbeda namanya. Kalau di Kota Jogja, wedang ronde ini masih banyak ditemukan terutama di dekat Alun-alun utara atau alun-alun selatan.

Minuman wedang ronde ini sebenarnya kalau aku minum rasanya seperti wedang jahe yang ada tambahannya. Tambahannya biasanya ada roti tawar, kacang, semacam cendol dan ada seperti bulatan putih. Wedang ronde ini enak terutama kalau diminum pas lagi dingin. Bisa buat menghangatkan tubuh yang sedang kedinginan. Kamu pernah coba?

4. Air Tape Ketan

Minuman ini salah satu yang menarik menurutku. Kenapa? Sebelumnya aku belum pernah tau dan kepikiran kalau air tape bisa untuk minuman. Dan di Jogja aku bisa melihat air tape ini bisa di jadikan minuman yang banyak penikmatnya.

Air tape ketan ini merupakan benar-benar air tape ketan. Rasanya ya seperti tape pada umumnya. Aku sendiri pernah minum tapi udah jarang banget. Dan di Jogja sendiri, minuman tradisional ini masih bisa ditemukan diwarung-warung. Kamu pernah nyobai?

5. Wedang Uwuh

Dari 5 minuman yang aku tulis disini, minuman yang satu ini aku belum pernah coba. Nggak tau seperti apa rasanya, tapai kalau lihat bahannya yang masih bungkusan plastik pernah. Karena lumayan banyak dijual ditempat jual oleh-oleh. Dan sampai sekarang juga masih penasaran seperti apa rasanya.

Kalau menurut wikipedia, wedang uwuh ini adalah minuman yang bahan dari dedaunan mirip dengan sampah. Yang pasti kalau aku lihat yang masih bungkusan itu wujudnya banyak daunnya. Nggak tau rasanya seperti apa, tapi yang pasti ini sehat dan bermanfaat. Minuman ini salah satu khas dari Yogyakarta. Kamu udah pernah yobain?

Itu tadi 5 minuman tradisional yang ada di Jogja. Beberapa minuman diatas mungkin ada juga di tempat lain. Dan mungkin minuman tradisional yang umumnya banyak disukai adalah teh. Mungkin minuman ini udah nggak setradisional minuman yang ada diatas. Dan salah satu teh yang enak adalah produk dari Sariwangi.

 

Rekomendasi-Wisata-kuliner-minuman-khas-Jogja Rekomendasi-Wisata-kuliner-minuman-khas-Jogja

makananjogjaYogyakarta atau Jogja tidak hanya memiliki banyak tempat wisata yang indah, tapi ragam kulinernya pun memanjakan lidah. Makanya, berwisata kuliner di Jogja bakalan bikin nagih. Membahas kuliner Jogja, banyak sekali makanan ataupun minuman khas yang disukai wisatawan. Harganya pun beragam, dari yang murah hingga mahal.

Di Jogja banyak minuman yang dibuat menggunakan rempah-rempah yang khas. Karena itu, selain menghasilkan rasa yang khas, juga bisa untuk kesehatan tubuh kamu.

Nah kali ini, kami telah merangkum beberapa minuman khas Jogja yang harus kamu coba jika berkunjung ke Kota Yogyakarta ini. Meski minuman khas dan bahan dasarnya berbeda, harga jual untuk minuman khas Jogja cukup murah lho, jadi kamu tidak perlu khawatir soal harga.

1. Rujak es krim Pak Nardi.

Rujak-Es-Krim

 

 

 

 

 

 

 

 

Perpaduan rujak buah dan es krim memang cukup aneh, tetapi kuliner ini banyak digemari wisatawan ataupun penduduk lokal lho. Kuliner home made Pak Nardi ini cukup hits.

Buat kamu yang ingin mencoba kuliner unik ini bisa datang ke daerah Pakualaman pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Untuk harganya sangat murah, yakni Rp 6.000-an untuk satu porsinya.

2. Es buah PK.

esbuah-pk

 

 

 

 

 

 

Es buah yang sudah eksis sejak 1973 ini merupakan kuliner legendaris Yogyakarta. Lapak kaki lima ini selalu ramai pembeli setiap harinya.

Isi es buahnya juga berbagai macam, dari cincau hitam, alpukat, kelapa muda, sawo, es parut, dan susu cokelat. Gimana, menggoda kan?

Kamu bisa mencoba es buah legendaris ini dengan harga Rp 8.000-an saja. Lapak es buah ini berada di daerah Pakuningratan, Cokrodiningratan, Jetis.

3. Wedang tahu Bu Kardi.

Wedang-tahu-Bu-Kardi

 

 

 

 

 

 

Buat kamu yang ingin mencoba minuman hangat, tapi dengan rasa yang berbeda, wedang tahu ini bisa menjadi pilihanmu. Untuk mendapatkannya, kamu bisa mengunjungi daerah Jetis tepatnya di Jalan Kranggan No 75.

Wedang tahu Bu Kardi buka setiap hari pukul 06.30 hingga 11.00 WIB. Untuk harganya cukup dengan Rp 6.000-an kamu bisa menikmati wedang tahu ini.

 

Baca Juga : 5 Resep Masakan Khas Yogyakarta Yang Enak

4. Wedang ronde Mbah Payem.

Wedang-ronde-Mbah-Payem

 

 

 

 

 

 

 

Jika tadi ada wedang tahu, kali ini kamu harus coba wedang ronde khas Jogja. Salah satu wedang ronde yang ada di Jogja, wedang ronde Mbah Payem ini cukup terkenal.

Mbah Payem berjualan di daerah Jalan Kauman, Ngupasan, Gondomanan, setiap hari pukul 19.30 hingga 02.00 WIB. Untuk harganya sangat murah, yakni cuma Rp 5.000-an.

5. Kopi jos.

Kopi-jos

 

 

 

 

 

 

Minuman ini salah satu minuman yang terkenal dan khas di Yogyakarta. Kopi ini berbeda dengan kopi-kopi pada umumnya, biji kopi untuk membuat kopi jos ini merupakan biji kopi tradisional yang berasal dari sekitar Jogja.

Ciri khas kopi jos ada penyajiannya dengan mencelupkan arang membara ke dalam seduhan kopi.

Selain itu, air yang untuk meyeduh kopi direbus dengan menggunakan ketel yang dipanasi bara arang.

Kamu bisa menikmati kopi ini di berbagai kedai angkringan di Jogja. Tapi ada salah satu angkringan yang terkenal dengan kopi jos-nya, yaitu angkringan Lik Man di utara Stasiun Yogyakarta. Kopi ini bisa dinikmati dengan harga Rp 5000-an saja.

6. Wedang uwuh.

Wedang-uwuh

 

 

 

 

 

 

 

Kali ini ada minuman yang bisa menghangatkan tubuh sekaligus bagus untuk kesehatan. Wedang uwuh merupakan

minum khas Jogja yang disajikan dalam keadaan panas atau hangat dan memiliki rasa manis juga pedas.

Wedang ini dibuat dari campuran berbagai macam rempah, salah satunya jahe dan secang yang membuat minuman ini terasa pedas dan berwarna merah. Kamu bisa menikmati wedang ini di berbagai angkringan atau membeli dalam bentuk sachet siap seduh di warung-warung.

Dengan harga sekitar Rp 3.500 kamu bisa menikmati wedang uwuh ini, dan jika ingin membeli yang sachet harganya sekitar Rp 2.000.

5-Resep-Masakan-Khas-Yogyakarta-Yang-Enak 5-Resep-Masakan-Khas-Yogyakarta-Yang-Enak

makananjogja – Selain dikenal dengan tempat-tempat wisatanya yang indah, Yogyakarta juga terkenal dengan masakannya yang lezat dan selalu bikin ketagihan. Banyak masakan khas Yogya yang layak dicoba kelezatannya. Misalnya gudeg, sambal goreng krecek, dendeng ragi, dan masih banyak lagi yang lainnya. Masakan Kota Pelajar ini memang punya ciri khas sendiri. Rempah dan bumbu yang digunakan membuat masakannya memiliki cita rasa yang kaya.

Kalau lagi kangen masakan khas Yogya, kita juga bisa membuatnya sendiri di rumah dengan 5 resep mudah berikut ini lho. Tak perlu jauh-jauh terbang ke Yogya deh. Simak yuk!

1.Gudeg Yogya

Gudeg-Yogya

 

 

 

 

 

 

Bahan-bahan:

  • 1 kilogram nangka muda yang dipotong-potong
  • 10 butir telur rebus, kupas kulitnya
  • 3 lembar daun salam
  • 3 sentimeter lengkuas
  • 6 lembar daun jati
  • 1.500 ml santan

Bumbu yang dihaluskan:

  • 10 buah bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 1 sendok makan ketumbar
  • 6 butir kemiri
  • 2 sendok makan garam
  • 200 gram gula merah, iris halus

Cara membuat:

1. Tata daun jati menutupi dasar panci, rebus nangka muda dengan daun jati (agar berwarna merah). Rebus dengan api kecil hingga nangka empuk.
2. Masukkan bumbu yang dihaluskan bersama 1.000 ml santan ke dalam panci. Masukkan juga nangka dan ayam bacem, tambahkan daun salam dan lengkuas. Rebus hingga air habis.
3. Terakhir masukkan telur rebus yang telah dikupas. Tambahkan kembali sisa santan kental.
4. Sajikan gudeg dengan sambel goreng krecek.

2.Sambel Goreng Krecek

sambal-goreng-krecek

 

 

 

 

 

 

Bahan:

  • 250 gram krupuk krecek khusus masakan
  • 1 buah petai
  • 150 gram daging, potong dadu
  • 50 gram cabai keriting
  • 2 sendok teh asam
  • 2 liter santan dari 1 butir kelapa
  • 3 lembar daun salam
  • 4 sentimeter lengkuas, memarkan
  • 2 batang serai, memarkan
  • Minyak goreng

Bumbu dihaluskan:

  • 11 buah bawang merah
  • 9 siung bawang putih
  • 6 cabai merah besar yang direbus
  • 1 sendok makan gula pasir
  • Garam secukupnya

Cara membuat:

1. Rendam krecek dengan air biasa hingga lunak Peras dengan kedua tangan saling menggenggam agar krecek tidak hancur. Bilas dan peras lagi beberapa kali dengan cara yang sama, sampai keluar semua minyak yang cokelat kehitaman.
2. Tumis bumbu yang dihaluskan sampai harum. Masukkan serai, daun salam dan lengkuas. Kemudian masukkan daging, petai dan cabai keriting.
3. Tuang santan cair, masak hingga mendidih. Bubuhi garam dan gula. Kemudian masukkan krecek dan santan kental.
4. Aduk pelan agar santan tidak pecah, setelah agak mengental masukkan cabai rawit.
5. Masak terus sampai kuah mengental dan minyak berwarna merah cerah.

Baca Juga : 5 Rekomendasi Minuman Khas Yogyakarta

3.Baceman

Baceman

 

 

 

 

 

 

Bahan:

  • 1 papan tempe, potong kotak
  • 5 buah tahu putih kecil
  • 500 ml air kelapa
  • 1 sentimeter lengkuas, memarkan
  • 2 sendok makan air asam kental
  • 2 lembar daun salam
  • 3 sendok makan gula merah
  • Minyak goreng

Bumbu dihaluskan:

  • 3 siung bawang putih
  • 5 buah bawang merah
  • Setengah sendok teh ketumbar
  • 1 butir kemiri
  • Garam secukupnya

Cara membuat:

1. Campur air kelapa dengan bumbu yang telah dihaluskan.
2. Masukkan lengkuas, daun salam, gula merah dan air asam. Masak dengan api sedang hingga bumbu menyatu.
3. Setelah itu, didihkan dengan api kecil hingga air menyusut.
4. Goreng tempe dan tahu sebentar. Angkat dan tiriskan.

4.Dendeng Ragi

dendeng-ragi

 

 

 

 

 

 

Bahan-bahan:

  • 250 gram daging sapi has, potong-potong sesuai selera
  • 1 butir kelapa setengah tua, parut
  • 1 batang serai, memarkan
  • 2 lembar daun salam
  • 200 gram kacang goreng kupas kulitnya
  • 2 sentimeter lengkuas, memarkan
  • 200 ml air
  • 50 gram gula merah
  • 2 sendok makan minyak goreng

Bumbu dihaluskan:

  • Setengah sendok teh ketumbar
  • 3 buah bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 1 sendok teh garam

Cara membuat:

1. Tumis bumbu yang dihaluskan bersama daun salam, lengkuas dan serai hingga harum.
2. Masukkan daging dan air, aduk rata. Biarkan hingga bumbu meresap dan daging empuk.
3. Tambahkan gula merah, aduk rata. Masukkan kelapa parut. Masak dengan api kecil hingga berwarna kecoklatan.
4. Masukkan kacang goreng.

5.Trancam

Trancam

 

 

 

 

 

 

Bahan yang diperlukan:

  • 1 ikat kacang panjang, potong-potong kecil
  • 1 mentimun, potong-potong
  • 50 gram taoge pendek, bersihkan dari sisa kulit ari
  • 1 ikat daun kemangi, ambil ujungnya saja
  • Setengah butir kelapa setengah tua, parut

Bumbu dihaluskan:

  • 2 siung bawang putih
  • 3 buah cabai merah besar buang bijinya
  • 4 buah cabai rawit
  • 1 ruas kencur
  • 1 lembar daun jeruk
  • Setengah sendok teh garam
  • Gula Jawa secukupnya

Cara membuat:

1. Campur bumbu yang dihaluskan dengan kelapa yang sudah diparut, kukus kurang lebih 15 menit supaya tidak cepat basi.
2. Campur semua bahan bersama bumbu kelapa parut.
3. Lebih lezat kalau semua sayur dalam keadaan dingin.

5-Rekomendasi-Minuman-Khas-Yogyakarta 5-Rekomendasi-Minuman-Khas-Yogyakarta

makananjogja – Yogyakarta dikenal sebagai kotanya para pelajar, karena sistem dan kualitas pendidikannya yang juga diakui sangat baik. Karena keistimewaan-keistimewaannya inilah, tak mengherankan jika Yogyakarta dijuluki sebagai salah satu daerah yang diberi gelar istimewa oleh pemerintah Indonesia. Istimewa kulinernya, budayanya, dan masih banyak lagi keistimewaan lainnya.

Namun, tahukah kamu selain memiliki aneka ragam kuliner makanan yang enak-enak banget, Yogyakarta juga ternyata menyimpan aneka ragam minuman khas yang gak boleh terlewatkan untuk dicoba. Dari mulai yang hangat-hangat, hingga yang menyegarkan. Apa aja sih, yuk simak!

1. Kopi Jos

Kopi-Jos

 

 

 

 

 

 

 

 

Minuman yang satu ini mungkin cukup ekstrim bagi orang-orang yang baru mencobanya untuk pertama kali. Kenapa disebut seperti itu, karena kopi yang satu ini bisa menjadi berbeda dan istimewa dari kopi-kopi lainnya yaitu disebabkan karena adanya arang yang masih menyala yang dicelupkan ke dalam kopinya. Kopi yang masih panas akan diberi arang sehingga terlihat mendidih di dalamnya.

Dalam proses pembuatan kopi yang banyak dijual di warung-warung angkringan di Jogja ini, tidaklah menggunakan kopi sachet melainkan dengan kopi tumbukan asli sehingga rasa pekat yang dihasilkan dari minuman kopi jos ini begitu lezat dan istimewa.

2. Wedang Ronde

Wedang-Ronde

 

 

 

 

 

 

 

 

Minuman hangat yang satu ini pastinya sudah tidak asing bagi kebanyakan orang. Apalagi sudah banyak terjual tidak hanya di daerah Jogja saja. Wedang ronde adalah minuman khas Tionghoa yang kemudian oleh masyarakat Jogja di akulturasi dan dibuat dengan cita rasa lokal sesuai dengan selera masyarakat Jogja.

Di negeri asalnya, ronde dikenal dengan nama tang yuan. Minuman ini memilih jahe sebagai bahan utama pembuatannya, serta sebagai penguat citarasa utama dari wedang yang satu ini.

Air jahe ini kemudian akan dicampurkan dengan gula dan diberi isian berbentuk bola kacang tanah giling yang sudah dicampur gula sehingga memiliki rasa manis.

Baca Juga : 7 Cafe Terkenal Di Jogja Yang Paling Sering DI Kunjungi

3. Es Semlo

Es-Semlo

 

 

 

 

 

 

 

 

Kalau minuman menyegarkan yang satu ini mungkin masih terdengar asing bagi kebanyakan orang di luar Jogja. Ya, es semlo adalah minuman khas keraton Yogyakarta dan menjadi salah satu minuman favorit Sultan Hamengkubuwono IX.

Es semlo dibuat dengan berbagai bahan rempah yang membawa citarasa khas nusantara. Bahan-bahan rempah seperti cengkeh dan kayu manis ini pun akan dicampur dengan bahan utama pisang dan juga jeruk nipis.

Tak memakai bahan kimia sama sekali, bahkan untuk membuat warna dalam minumannya, cukup tambahkan kayu secang.

4. Rujak Es Krim

Rujak-Es-Krim

 

 

 

 

 

 

Minuman menyegarkan satu lagi yang juga wajib banget dicoba kalau sedang berkunjung ke Yogyakarta yaitu ada rujak es krim. Seperti namanya, minuman ini adalah perpaduan antara rujak buah-buahan yang kemudian diberikan es krim di atasnya.

Perpaduan antara rasa asam dari buah mangga hingga belimbing yang kemudian dipadukan dengan rasa asam pedas dari bumbu rujaknya, tampak semakin lezat karena dipadukan dengan dingin dan segarnya es krim. Konon, rujak es krim ini sudah ada di Yogyakarta sejak tahun 1990 loh.

5. Wedang Uwuh

wedang-uwuhh

 

 

 

 

 

Wedang hangat khas Imogiri, Yogyakarta ini dikenal memiliki nama yang terkesan unik. Wedang yaitu berarti minuman dalam bahasa jawa dan uwuh yang berarti sampah. Disebut demikian karena memang dalam pembuatannya, dedaunan yang menjadi bahan utama wedang uwuh ini dibiarkan berada di dalam gelas dan bertaburan bak sampah dedaunan.

Selain dapat menghangatkan badan, wedang yang juga banyak menggunakan bahan-bahan rempah serta kayu secang sebagai pewarna alaminya ini diketahui memiliki banyak sekali manfaat herbal.

Nah, itulah beberapa daftar minuman khas Yogyakarta yang recommended banget untuk dicoba. Diantara kelima daftar di atas, mana nih yang paling bikin ngiler buat dicoba?

7-Cafe-Terkenal-Di-Jogja-Yang-Paling-Sering-DI-Kunjungi 7-Cafe-Terkenal-Di-Jogja-Yang-Paling-Sering-DI-Kunjungi

makananjogja – Tiidak hanya dikenal sebagai Kawasan dengan beragam destinasi wisata dan kuliner yang menarik, kota Jogja kali ini juga menjadi surga bagi para kaum muda yang kerap menghabiskan waktu dengan nongkrong di Cafe terkenal di jogja

Belakangan ini banyak bermunculan café – café yang saling berlomba memberikan keunikan dan ciri khas tersendiri demi menarik banyak pelanggan. Dan kali ini kami akan mengulas 7 Cafe terkenal dan paling sering dikunjugi di Jogja. Penasaran mana aja?

Berikut 7 Cafe Terkenal Di Jogya : 

1. LEGEND COFFE

Legend-Cofee

 

 

 

 

 

 

 

Sesuai dengan nama nya café yang satu ini memang yang paling legendaris di Jogja. Sudah sejak lama café ini berdiri. Sangat recommended jika anda datang ke Legend Coffe Bersama teman atau sahabat menghabiskan waktu dengan ngobrol dan santai.

Tempat yang disediakan sangat luas jadi anda bisa memilih mau duduk di dalam atau diluar. Menu yang ditawarkan juga beragam seperti aneka kopi dan jus juga banyak varian snack yang cocok untuk menemani anda bersantai. Harga: mulai dari Rp.9000 – 45.000

2. SILOL KOPI & EATERY

SILOL-KOPI-EATERY

 

 

 

 

 

 

 

Kali ini kita berpindah ke café yang paling hits di kalangan kaum muda. Selain tempatnya yang dekorasinya kekinian banget, Silol Kopi & Eatery memiliki 3 lantai yang sangat luas sehingga bisa menampung banyak pengunjung yang selalu ramai tiap hari nya.

3. LING – LUNG KOPI & EATERY

LING-–-LUNG-KOPI-EATERY

 

 

 

 

 

 

 

Tidak jauh beda dengan Silol Kopi, tempat ini juga tidak kalah hits dengan café lainnya. Yang menarik di Ling-lung Kopi & Eatery ini semua peralatan dalam mengolah kopi menggunakan alat-alat yang canggih lho guys. Jadi tak heran jika dalam penyajian kopi nya sangat efisien.

Di Ling-lung kopi & Eatery ini selain kamu bisa nongkrong bareng teman, keluarga, maupun sahabat, kamu juga bisa berfoto kekinian karena setting dekornya yang hits dan instagramable banget. Tempat ini cenderung lebih tenang dengan konsep klasiknya. Jangan lupa sempatkan mampir disini karena setiap hari nya ada live music yang sayang banget untuk dilewatkan. Harga: Rp.15.000 – 60.000

Baca Juga : Tips Bertaruh Olahraga untuk Berhasil

4. ROASTER & BEAR EATERY

ROASTER-BEAR-EATERY

 

 

 

 

 

 

 

Cafe dengan konsep mewah, hitz, dan sangat instagramable dimana lagi kalau bukan di Roaster & Bear. Satu satu nya café yang menjadi idola para kaum remaja karena design tempatnya yang super lucu dimana disetiap sudut terdapat boneka beruang yang bisa kamu jadikan spot foto hitz.

Untuk harga yang dibanderol memang relative sedikit lebih mahal namun sangat sesuai dengan apa yang disajikan dan pelayanan yang top. Hidangan yang bisa dinikmati disini diantara berbagai minuman coffe dan snack seperti sandwich, baby chiken dll. Harga : 13.000 – 70.000

5. GOEBOEX COFFE ROASTERY

GOEBOEX-COFFE-ROASTERY

 

 

 

 

 

 

 

Di wilayah Jogja bagian utara, Goeboex Coffe menjadi favorit untuk dijadikan sebagai tempat nongkrong dan ngobrol asik. Tempat yang tersedia sangat luas dan banyak pilihan kursi untuk bisa kamu tempati. Goeboex Coffe buka mulai pukul 13.00 WIB hingga 02.00 WIB dini hari. Puas banget bila nongkrong berlama-lama disini.

Jangan khawatir jika anda akan bosan karena disini juga ada live music dan juga buat kamu yang ingin bernyanyi atau request lagu bisa langsung bergabung dengan band yang sedang perform. Berbagai macam menu minuman tersedia mulai dari jus, kopi, dan smothies. Makanan berat dan snack pun juga ada dengan harga terjangkau. Harga: Rp.7000 – 25.000

6. BLANCO COFFE AND BOOKS

BLANCO-COFFE-AND-BOOKS

 

 

 

 

 

 

Cari tempat yang tenang, dan nyaman untuk berdiskusi? Blanco Coffe and books lah yang paling tepat untuk kamu kunjungi. Dilihat dari tempatnya saja, dijamin kamu akan merasa nyaman karena kondisi ruanganya super bersih.

Sambil ngopi dan berdiskusi santai, kamu juga bisa mengisi waktu dengan beragam buku yang disediakan mulai dari novel, komik, hingga buku akademis. Pokoknya buat kamu yang cinta ketenangan dan kenyamanan tidak akan rugi bila nongkrong di café ini. Harga : mulai dari Rp.11.000

7. MARKO MILK AND COFFE

MARKO-MILK-AND-COFFE

 

 

 

 

 

 

 

Cafe terenak selanjutnya di Jogja yang recommended dan harga nya terjangkau adalah Marko Milk and Coffe. Café ini lebih menonjolkan aneka menu susu sapi segar yang diberi varian rasa mulai dari coklat, strawberry, vanilla dan masih banyak lagi. Untuk snack yang bisa dinikmati diantaranya French fries, roti bakar, dll.
Cocok banget untuk kamu yang ingin nongkrong santai, mengerjakan tugas, hingga berdiskusi dengan rekan kerja. Tempat yang tersedia sangat luas dan banyak pilihan kursi yang disediakan jadi jangan khawatir jika tidak kebagian tempat. Harga : Rp. 7000 – 13.000

 

Demikian review 7 cafe terkenal di Jogja yang cocok untuk nongkrong dan ngobrol santai serta rekomended untuk anda jika sedang berada di Jogja. Semoga Bermanfaat.

Beberapa-Makanan-Khas-Yogyakarta-yang-Wajib-Di-Coba Beberapa-Makanan-Khas-Yogyakarta-yang-Wajib-Di-Coba

makananjogja – Berikut merupakan ulasan dari kami mengenai Beberapa Makanan Khas Yogyakarta yang Wajib Di Coba. Jogjakarta merupakan kota yang kaya akan budaya, keramahan, dan tentu saja kuliner khasnya. Jogja memiliki banyak makanan khas yang unik dan tentunya tak kalah nikmat yang wajib Toppers coba jika berkunjung ke kota ini! Yuk simak 31 kuliner khas Jogjakarta berikut ini

Makanan dan Kuliner Khas Jogjakarta yang wajib anda coba

1. Gudeg

Nasi-Gudeg

 

 

 

 

 

 

Makanan khas Jogjakarta yang pertama ini pasti tidak terdengar asing, bukan? Siapa yang tidak tahu makanan khas Jogja yang ini. Gudeg adalah makanan khas Jogja yang terbuat dari nangka muda yang dimasak dengan santan. Makanan khas jogja ini memiliki warna coklat yang biasanya dihasilkan oleh daun jati yang dimasak bersamaan. Gudeg biasanya dimakan dengan nasi dan disajikan dengan kuah santan kental (areh), ayam kampung, telur, tahu dan sambal goreng krecek.

2. Krecek

krecek

 

 

 

 

 

Nah, makanan khas Jogja berikutnya juga biasa disajikan bersamaan dengan Gudeg, Toppers. Krecek adalah kerupuk kulit yang dimasak bareng bersama sambel dan memiliki rasa pedas dan gurih yang dominan. Banyak orang yang suka memakan Krecek bersama Gudeg karena menghasilkan perpaduan rasa manis pedas yang unik.

3. Bakpia Pathuk

Bakpia-pathok

 

 

 

 

 

 

Kalau sedang berada di Jogja dan ingin membawa oleh-oleh khas Jogjakarta untuk keluarga dan teman, tak perlu bingung, Toppers! Hal ini karena ada makanan khas Jogjakarta yang bernama Bakpia Pathuk! Bakpia Pathuk adalah kue berbentuk bulat pipih, terbuat dari campuran kacang hijau dengan gula, yang dibungkus dengan tepung, lalu dipanggang. Nah, makanan khas Jogja ini paling sering dijadikan oleh-oleh untuk diberi ke teman atau keluarga oleh para turis, Toppers.

 

Baca Juga : Makanan Enak Dan Murah Yang Cocok Untuk Mahasiswa

 

4. Oseng-oseng Mercon

oseng-mercon

 

 

 

 

 

Bagi kalian yang paling suka dengan pedas, kalian wajib mencicipi makanan khas Jogjakarta berikut ini! Oseng-oseng Mercon mendapat namanya karena terkenal sangat pedas, Toppers! Oseng-oseng Mercon adalah daging sapi yang dimasak bersama sambel yang sangat banyak sehingga memiliki rasa pedas yang khas. Tapi, untuk kalian yang takut pedas, tidak perlu takut. Karena, kamu tetap dapat memesan makanan khas Jogja ini tanpa cabai kok!

6. Sate Klatak

Sate-klatak

 

 

 

 

 

 

Wah, jika kamu seorang pecinta sate kambing, kamu wajib mencoba Sate Klatak, Toppers! Sate Klatak masuk ke dalam daftar makanan khas Jogjakarta yang paling enak dan wajib dicoba. Keunikan dari Sate Klatak ini adalah potongan daging kambing muda yang ditusuk menggunakan jeruji, berbeda dari sate pada umumnya. Bumbu yang dipakai pun sedikit berbeda dari sate kambing biasa, dan biasa ditambah dengan siraman kuah gulai yang menggugah selera.

7. Sate dan Tongseng Petir

Tongseng-Seller

Makanan khas Jogja yang unik ini berada di Ringroad selatan dan sering dijadikan tujuan utama bagi pecinta masakan pedas! Sate dan Tongseng Petir menyuguhkan seporsi sate dan tongseng kambing yang dicampur dengan bumbu pedas khas yang enak banget, Toppers!. Wajib untuk dicoba!

 

Itulah makanan-makanan khas Jogja yang wajib kamu coba!